<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>warung selat:</title>
	<atom:link href="http://warungselatsolo.dagdigdug.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://warungselatsolo.dagdigdug.com</link>
	<description>muara hidup dan cinta kami</description>
	<pubDate>Wed, 24 Feb 2010 04:24:12 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pengumuman! Saya Tak Lagi Ngeblog di Sini!</title>
		<link>http://warungselatsolo.dagdigdug.com/2010/02/24/pengumuman-saya-tak-lagi-ngeblog-di-sini/</link>
		<comments>http://warungselatsolo.dagdigdug.com/2010/02/24/pengumuman-saya-tak-lagi-ngeblog-di-sini/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 17:11:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warungselatsolo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://warungselatsolo.dagdigdug.com/?p=842</guid>
		<description><![CDATA[HAMPIR empat tahun saya menulis di blog ini,  posting naskah dan foto satu demi satu.  Kini, apa boleh bikin, saya hentikan posting di sini.  Kadang-kadang  timbul rasa tidak nyaman ngeblog, karena sesekali masih muncul kontroversi, khususnya pada tema-tema tulisan tertentu.  Saya tidak ingin ada saudara atau saudari yang tersandung oleh blog [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>HAMPIR </strong><a href="http://warungselatsolo.dagdigdug.com/2008/03/15/bermula-cuma-dari-es-lilin/">empat tahun</a> saya menulis di blog ini,  posting naskah dan foto satu demi satu.  Kini, apa boleh bikin, saya hentikan posting di sini.  Kadang-kadang  timbul rasa tidak nyaman ngeblog, karena sesekali masih muncul kontroversi, khususnya pada tema-tema tulisan tertentu.  <strong>Saya tidak ingin ada saudara atau saudari yang tersandung oleh blog saya. </strong> Maka, apa boleh bikin lagi, sekarang terpaksa saya pindahkan semangat ngeblog saya ke <strong>blog <a href="http://warungselat.wordpress.com/">ini</a> </strong>dan <strong>blog <a href="http://junianto.dagdigdug.com/">itu</a></strong>.</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://warungselatsolo.dagdigdug.com/?p=842&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_842" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://warungselatsolo.dagdigdug.com/2010/02/24/pengumuman-saya-tak-lagi-ngeblog-di-sini/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Banyak Hal Tak Berubah di Palmerah&#8230;</title>
		<link>http://warungselatsolo.dagdigdug.com/2010/02/19/banyak-hal-tak-berubah-di-palmerah/</link>
		<comments>http://warungselatsolo.dagdigdug.com/2010/02/19/banyak-hal-tak-berubah-di-palmerah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Feb 2010 16:07:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warungselatsolo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Saat di Jakarta]]></category>

		<category><![CDATA[profesi]]></category>

		<category><![CDATA[selingan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://warungselatsolo.dagdigdug.com/?p=837</guid>
		<description><![CDATA[
BANYAK hal tak berubah, di kawasan Palmerah, Jakarta Selatan, khususnya di lingkungan Kantor Kompas-Gramedia. Terakhir saya berkantor di sini, September (atau Oktober?) tahun 2004, sebelum dimutasi ke Kota Surabaya, Jawa Timur.   Hampir enam tahun kemudian, ketika sekarang saya harus berkantor -sementara lagi di kawasan ini, saya lihat tak banyak yang berubah.
Apa sajakah itu? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-838" src="http://warungselatsolo.dagdigdug.com/files/2010/02/warung-uuk.jpg" alt="warung-uuk" width="481" height="361" /></p>
<p><strong>BANYAK</strong> hal tak berubah, di kawasan Palmerah, Jakarta Selatan, khususnya di lingkungan Kantor <a href="http://cetak.kompas.com/">Kompas-Gramedia</a>. Terakhir saya berkantor di sini, September (atau Oktober?) tahun 2004, sebelum dimutasi ke <a title="koran top di surabaya, eui!" href="http://www.surya.co.id/">Kota Surabaya</a>, Jawa Timur.   Hampir enam tahun kemudian, ketika sekarang saya harus<a href="http://juniantosetyadi.wordpress.com/2010/02/11/bekerja-lagi-untuk-sementara-di-jakarta/"> berkantor -sementara</a> lagi di kawasan ini, saya lihat tak banyak yang berubah.</p>
<p>Apa sajakah itu? Misalnya, deretan para penjual makanan kelas warung &#8212;warung Padang, warung Tegal, dan warung-warung lain&#8212; masih itu-itu juga. Termasuk pemilik warung masakan Jawa yang biasa dipanggil Pak Uuk, yang berjualan di depan Kantor <a href="http://nasional.kompas.com/read/2009/10/28/17400052/Dua.Koran.Persda.Masuk.10.Besar.Koran.Berbahasa.Indonesia.Terbaik">Persda</a> (Pers Daerah) Kompas, Palmerah Barat. Warung makan pria asal Sragen, Jawa tengah, ini termasuk laris; menjelang pukul 14.00 WIB dagangannya sudah ludes. Warung Sate Pak Min Solo, di sebelah kiri warung milik Pak Uuk, juga tak kalah laris meski harga makanannya lebih mahal. <span id="more-837"></span></p>
<p>Suasana Pasar Palmerah pun masih sama. <a href="http://www.ramayana.co.id/">Pusat Pertokoan Ramayana</a>, di lantai atas pasar yang tak jauh dari Kantor Kompas-Gramedia, penuh pembeli saat saya ke sana, Jumat malam lalu. Puluhan orang berjubel hendak membeli pakaian. Rencana saya membeli stabilo akhirnya saya batalkan tatkala melihat banyaknya pembeli yang antre di depan beberapa mesin kasir.</p>
<p>Keadaan di luar Ramayana, suasana juga sama seperti dulu. Pasar ramai hingga larut malam, bahkan dini hari. Pedagang sayur, penjual makanan, pedagang makanan kecil alias kudapan, penjual buah-buahan&#8230;. Sekarang sedang musim buah rambutan, dan banyak pedagang rambutan berjualan nonstop 24 jam tanpa pernah menutup lapak mereka.</p>
<p>Semua hal yang saya ceritakan di atas mungkin hanya remeh-temeh bagi orang lain. Tidak apa-apa. Remeh-temeh bukannya tidak berarti. Setidaknya, ada kenangan yang saya kantongi tentang hal-hal sepele itu ketika meninggalkan Palmerah, enam tahun silam, yang kini ternyata saya temui lagi. Padahal, sungguh, saya tak pernah membayangkan bakal berkantor lagi di Palmerah, meski hanya <a href="http://warungselatsolo.dagdigdug.com/2010/02/12/berita-kota-tempat-saya-bekerja-sementara/">untuk sementara waktu</a> seperti sekarang&#8230;.</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://warungselatsolo.dagdigdug.com/?p=837&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_837" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://warungselatsolo.dagdigdug.com/2010/02/19/banyak-hal-tak-berubah-di-palmerah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Berita Kota. Tempat Saya Bekerja Sementara&#8230;</title>
		<link>http://warungselatsolo.dagdigdug.com/2010/02/12/berita-kota-tempat-saya-bekerja-sementara/</link>
		<comments>http://warungselatsolo.dagdigdug.com/2010/02/12/berita-kota-tempat-saya-bekerja-sementara/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 16:09:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warungselatsolo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Saat di Jakarta]]></category>

		<category><![CDATA[profesi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://warungselatsolo.dagdigdug.com/?p=833</guid>
		<description><![CDATA[
BERITA Kota. Berkot. Koran-lama-tetapi-baru. Koran lama dengan manajemen baru. Koran terbitan Jakarta. Koran di mana saya, sejak hari Minggu 7/2/2010) lalu,   bekerja-sementara sebagai salah satu editornya&#8230;.
Berbagi
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-832" src="http://warungselatsolo.dagdigdug.com/files/2010/02/cover-berkota-vertikal-oke.jpg" alt="cover-berkota-vertikal-oke" width="450" height="600" /></p>
<p><strong>BERITA </strong>Kota. Berkot. Koran-lama-tetapi-baru. Koran lama dengan manajemen baru. Koran terbitan Jakarta. Koran di mana saya, sejak hari Minggu 7/2/2010) lalu,   <a href="http://juniantosetyadi.wordpress.com/2010/02/11/bekerja-lagi-untuk-sementara-di-jakarta/">bekerja-sementara</a> sebagai salah satu editornya&#8230;.</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://warungselatsolo.dagdigdug.com/?p=833&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_833" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://warungselatsolo.dagdigdug.com/2010/02/12/berita-kota-tempat-saya-bekerja-sementara/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sementara di Jakarta. Bekerja, Berhimpun&#8230;</title>
		<link>http://warungselatsolo.dagdigdug.com/2010/02/12/sementara-di-jakarta-bekerja-berhimpun/</link>
		<comments>http://warungselatsolo.dagdigdug.com/2010/02/12/sementara-di-jakarta-bekerja-berhimpun/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 06:22:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warungselatsolo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kantor]]></category>

		<category><![CDATA[Kegiatan Teokrasi]]></category>

		<category><![CDATA[Saat di Jakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://warungselatsolo.dagdigdug.com/?p=831</guid>
		<description><![CDATA[
ENAM tahun silam saya meninggalkan kawasan Palmerah, Jakarta Selatan; dan kini, sejak hari Minggu (7/2/2010) sore, saya kembali ke tempat itu. Untuk berkantor, dan tinggal sementara &#8212;sebagai &#8221; anak&#8221; kos.
Perobahan hidup memang sering tak terduga. Empat hari sebelumnya, atasan saya di kantor di Kota Surabaya, Jawa Timur, memanggil saya dan memberi tahu bahwa saya ditugaskan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://juniantosetyadi.files.wordpress.com/2010/02/kantor15.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3094" src="http://juniantosetyadi.files.wordpress.com/2010/02/kantor15.jpg" alt="" width="461" height="346" /></a></p>
<p><strong>ENAM </strong>tahun silam saya meninggalkan kawasan Palmerah, Jakarta Selatan; dan kini, sejak hari Minggu (7/2/2010) sore, saya kembali ke tempat itu. Untuk berkantor, dan tinggal sementara &#8212;sebagai &#8221; anak&#8221; kos.</p>
<p>Perobahan hidup memang sering tak terduga. Empat hari sebelumnya, atasan saya di kantor di Kota Surabaya, Jawa Timur, memanggil saya dan memberi tahu bahwa saya ditugaskan sementara ke Jakarta. Bukan untuk mengisi Biro Harian Surya di Jakarta melainkan untuk menjadi redaktur-sementara Koran Berita Kota, yang baru diambilalih Manajemen Koran Warta Kota.</p>
<p>(Koran saya, Surya, memang bersaudara dengan Warta Kota. Keduanya sama-sama merupakan &#8220;anak&#8221; Kompas-Gramedia. Warta Kota-lah yang memoles Surya, beberapa waktu silam, sehingga kini bisa menjadi koran bertiras lebih dari 100.000 eksemplar sehari.)</p>
<p>Empat hari setelah pemberitahuan dari bos saya itu, saya sudah berada di Jakarta. Berkantor di Palmerah, tepatnya di Gedung Kompas Gramedia Unit I Lantai 2, Jl Palmerah Barat No 33-37. Tinggal sementara &#8212;sebagai &#8220;anak kos&#8221;&#8212; di Jalan Gelora IX G, Kalurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang.</p>
<p>(Tempat kos saya bersih meski berada dalam gang kecil yang jalan masuknya ruwet. Di lantai dua. Tentu jika siang panas. Tak apa. Saya hanya berada di sana malam hari untuk tidur setelah pulang kerja; sesudah itu, sekira pukul 11.00 WIB, saya ke kantor sampai malam.)</p>
<p><a href="http://juniantosetyadi.files.wordpress.com/2010/02/kos-18.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3079" src="http://juniantosetyadi.files.wordpress.com/2010/02/kos-18.jpg" alt="" width="415" height="553" /></a></p>
<p>Empat hari sudah saya di Jakarta. Beberapa kebiasaan pun terpaksa berobah. Misalnya, bangun lebih lambat daripada saat bekerja di Surabaya. Keramas pun tak lagi setiap sore melainkan saban pagi menjelang siang sebelum ngantor.</p>
<p>Jadwal pulang ke Solo menengok keluarga tentu juga akan berubah.Jika biasanya saya pulang ke Solo dari Surabaya setiap pekan (libur Kamis), saya belum tahu kapan akan pulang ke Solo. Pasalnya, jarak tempuh lebih jauh (hampir dua kali lipat, dengan waktu tempuh sekitar sembilan jam) &#8212;padahal saya libur hanya sehari dalam sepekan&#8212; tentu tidak memungkinkan untuk pulang setiap pekan.</p>
<p>Tentu banyak juga hal-hal yang tidak (boleh) berobah. Contohnya, rutin berkomunikasi dengan istri dan tiga anak saya menggunakan ponsel. Seperti saat bekerja di Surabaya, di Jakarta pun saya terus menghidupkan ponsel agar gampang dihubungi istri dan anak-anak.</p>
<p><a href="http://juniantosetyadi.files.wordpress.com/2010/02/sdr-eko-151.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3103" src="http://juniantosetyadi.files.wordpress.com/2010/02/sdr-eko-151.jpg" alt="" width="461" height="346" /></a></p>
<p>Rutin rohani pun tidak berobah. Antara lain, rutin berdoa, dan berhimpun (beribadat) bersama Saksi-Saksi Yehuwa. Sehari setelah datang, Minggu (7/2) pagi sampai sore, bertepatan ada Kebaktian Wilayah Saksi-Saksi Yehuwa di Gedung Tenis Indoor Senayan, dan saya bersyukur bisa merasakan suka cita dalam kebaktian itu bersama para pengikut Yesus Kristus yang datang dari berbagai sidang di Jakarta. Apalagi, di sana saya bertemu dengan beberapa saudara yang sudah saya kenal sebelumnya di Solo maupun Surabaya.</p>
<p>Saya juga bersyukur dapat mengikuti perhimpunan tengah pekan, Selasa (9/2) mulai pukul 19.00 WIB di Balai Kerajaan Saksi-Saksi Yehuwa yang berada di lantai sembilan ITC Kuningan, Jakarta. Berangkat dengan angkot carteran bersama para saudara-saudari seiman dari Sidang Bendungan Hilir (Benhil), yang tinggal di seputar Palmerah.</p>
<p>Rutin rohani berupa dinas pengabaran &#8212;menyampaikan Kabar Baik tentang Kerajaan Allah&#8212; yang belum saya lakukan. Saya berencana mulai melaksanakannya Sabtu (13/2) besok, setelah mengikuti pertemuan untuk dinas lapangan di rumah seorang saudara di Kampung Juraganan, Palmerah.</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://warungselatsolo.dagdigdug.com/?p=831&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_831" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://warungselatsolo.dagdigdug.com/2010/02/12/sementara-di-jakarta-bekerja-berhimpun/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tak Menyangka Ikut Kebaktian Wilayah di Jakarta</title>
		<link>http://warungselatsolo.dagdigdug.com/2010/02/08/tak-menyangka-ikut-kebaktian-wilayah-di-jakarta/</link>
		<comments>http://warungselatsolo.dagdigdug.com/2010/02/08/tak-menyangka-ikut-kebaktian-wilayah-di-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 07:24:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warungselatsolo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kegiatan Teokrasi]]></category>

		<category><![CDATA[kawan]]></category>

		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>

		<category><![CDATA[profesi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://warungselatsolo.dagdigdug.com/?p=830</guid>
		<description><![CDATA[
TANPA direncanakan sebelumnya, saya mengikuti Kebaktian Wilayah Saksi-Saksi Yehuwa di Gedung Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (7/2/2010) pukul 09.40 WIB-pukul 15.20 WIB.  Kebaktian ini berlangsung dua hari, Sabtu (6/2) dan Minggu (7/2), tetapi Sabtu saya masih dalam Kereta Api Argolawu, menempuh perjalanan Solo-Jakarta.
Mengapa saya ke Jakarta?  Pimpinan kantor saya di Surabaya menugasi saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://juniantosetyadi.files.wordpress.com/2010/02/pesta-wilayah-horizontal.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3066" src="http://juniantosetyadi.files.wordpress.com/2010/02/pesta-wilayah-horizontal.jpg" alt="" width="480" height="360" /></a></p>
<p><strong>TANPA </strong>direncanakan sebelumnya, saya mengikuti <a href="http://www.surya.co.id/2010/02/08/ssy-kembali-ingatkan-pentingnya-kesehatan-rohani.html">Kebaktian Wilayah Saksi-Saksi Yehuwa </a>di Gedung Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (7/2/2010) pukul 09.40 WIB-pukul 15.20 WIB.  Kebaktian ini berlangsung dua hari, Sabtu (6/2) dan Minggu (7/2), tetapi Sabtu saya masih dalam Kereta Api Argolawu, menempuh perjalanan Solo-Jakarta.</p>
<p>Mengapa saya ke Jakarta?  Pimpinan kantor saya di Surabaya menugasi saya untuk  sementara waktu &#8212;antara satu sampai dua bulan&#8212; bekerja di Jakarta. Menjadi editor-sementara di sebuah surat kabar  terbitan Jakarta.</p>
<p>Kini saya berkantor lagi di kawasan Palmerah, Jakarta Selatan &#8212;tempat saya bekerja selama enam tahun pada 1998-2004 silam.  Kos di kawasan yang sama, agar bisa menuju kantor dengan  hanya berjalan kaki.</p>
<p>Penugasan ini termasuk dadakan. Diberitahu pimpinan pada Selasa (2/2) lalu, dan diminta segera berangkat ke Jakarta.  Setelah mengabari istri dan tiga anak saya, yang tinggal di Solo, Jawa Tengah, saya memutuskan berangkat ke Jakarta Sabtu (6/2) pagi.</p>
<p>Hari Kamis (4/2) malam saya meninggalkan Surabaya, menuju Solo. Libur sehari di Solo, Jumat (5/2), sesudah itu esok harinya, Sabtu (6/2), naik Argolawu ke Jakarta.  Menempuh perjalanan selama sekitar delapan jam.</p>
<p>Karena itulah saya tak bisa mengikuti kebaktian hari pertama. Tetapi, tidak apa-apa. Pasalnya, saya sudah pernah mengikuti<a href="http://juniantosetyadi.wordpress.com/2009/10/24/dua-hari-pesta-rohani-di-kota-surabaya/"> kebaktian serupa</a> bertema &#8220;Jagalah Kerohanian Saudara&#8221;  tersebut di Kota Surabaya,  yaitu pada 24-25 Oktober 2009 lalu. Saksi-Saksi Yehuwa di Surabaya memang lebih dulu melaksanakan <a href="http://warungselatsolo.dagdigdug.com/2009/10/24/kebaktian-wilayah-dua-hari-suka-cita-di-surabaya/">Kebaktian Wilayah</a> sehingga saya bisa ikut duluan.</p>
<p>Karena harus ke Jakarta maka tanpa direncanakan sebelumnya, saya<a href="http://juniantosetyadi.wordpress.com/2010/02/08/ayo-terus-menjaga-kesehatan-rohani/"> mengikuti Kebaktian Wilayah</a> Saksi-Saksi Yehuwa di Gedung Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (7/2/2010) pukul 09.40 WIB-pukul 15.20 WIB.  (Saya mengetahui rencana kebaktian ini dari seorang saudari seiman yang tinggal di dekat Palmerah, dua hari menjelang keberangkatan saya ke Surabaya).</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://warungselatsolo.dagdigdug.com/?p=830&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_830" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://warungselatsolo.dagdigdug.com/2010/02/08/tak-menyangka-ikut-kebaktian-wilayah-di-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
