Renang, Makan, Kenyang, Senang
By warungselatsolo on Jun 12, 2008 in keluarga
SELALU ada kebahagiaan dan kesenangan tersendiri jika bisa mengantar dan menemani anak-anak bermain. Misalnya pergi berenang sepuasnya, kemudian makan bakso sampai kenyang.
Perasaan itu pula yang saya rasakan Jumat (6/6/2008) siang lalu. Kala itu, saya mengantar dua anak saya, Opi dan Ryan, berenang ke Gelanggang Olah Raga (GOR) Bengawan, di kawasan Pucangsawit, Jebres, Solo.
Ryan, yang beberapa hari lalu selesa ujian kelas VI SD, sudah tak masuk sekolah karena sedang llibur panjang menunggu pengumuman ujian alias kelulusan. Karena itu, sejak Jumat pagi dia sudah mengingatkan bahwa saya telah berjanji mengantarnya berenang.
Saya sengaja menunggu agak siang. Soalnya kakak Ryan, Opi —nama lengkapnya : Okky Surya Setyapamungkas— belum pulang, masih sekolah. Opi duduk di kelas II SMPN III Solo, di sebelah selatan Pura Mangkunegaran.
Sekira pukul 11.00 WIB, saya boncengkan Ryan menjemput Opi di sekolah. Kemudian, kami langsung ke GOR Bengawan.
Tak banyak yang bisa saya ceritakan dari kolam renang bertarif Rp 3.500 pada hari Jumat itu. Saya ikut nyebur ke kolam, menemani Opi dan Ryan berenang —tepatnya : bermain air— di bagian kolam sedalam tak sampai semeter.
Tak sampai satu jam Opi ternyata sudah merasa bosan, kemudian keluar dari kolam renang. “Dingin,” kata Opi beralasan.
Adapun Ryan masih suka-cita menikmati kebebasannya bermain air dan “berenang-renangan”. Sekitar pukul 13.30 WIB —berarti dia sudah bermain di air hampir dua jam— saya minta Ryan naik dari kolam renang untuk bilas. Setelah itu kami pulang.
Kami tak langsung kembali ke rumah karena Ryan mengaku lapar, dan ingin makan “bakso tomat” di sebuah rumah makan di kawasan Tipes. Saya larikan sepeda motor ke sana. Setelah mereka kenyang menikmati masing-masing semangkok bakso, barulah kami pulang ke rumah.
Esuk paginya, Sabtu (7/6/2008), saya berkesempatan menunggui Opi sarapan bersama salah seorang keponakan saya, Jibran Sobron. Jibran adalah murid kelas II SDN I Kemasan, Solo.
Sehari kemudian, Minggu (8/6/2008) pagi, saya naik Sepur Sancaka kembali ke Surabaya untuk bekerja selama enam hari. Hari Kamis (12/6) besok saya akan pulang lagi ke Solo untuk libur rutin sehari, dan berharap merasakan kebahagiaan tersendiri lagi dari mengantar dan menemani anak-anak bermain.
