Serasa Reuni di ˜Depot Sate Bu Pri”
SUDAH agak lama saya mendengar kabar bahwa Mas Suprihadi —mantan Redpel Harian Surya— membuka usaha rumah makan setelah dia memilih pensiun dini dari Surya. Bersama istrinya, yang juga mantan karyawati Surya, Mbak Dina, Mas Sup berjualan sate ayam dan sate kambing.
Mantan pimpinan saya di Surya itu menempati Jl Bratang Wetan Nomor 2, Surabaya, sebagai lokasi rumah makannya. Saya baru tahu alamat lengkap “Depot Bu Pri” tersebut saat datang ke sana, Senin (2/6/2008) siang lalu. Sebelumnya saya hanya mendengar bahwa Mas Sup dan Mbak Dina membuka rumah makan sate di kawasan Bratang.
Saya tak datang sendirian kala itu, melainkan dengan beberapa teman kantor, seusai rapat rutin redaksi. Kami bersama-sama ke sana dipandu —kata lain untuk ditraktir, hehehe— oleh Mas Tatang Suherman, Wakil Redpel Warta Kota yang sejak sekitar empat bulan lalu di-BKO-kan dari Jakarta ke Surya di Surabaya.
“Depot Bu Pri” menyajikan sate ayam dan sate kambing serta gule kambing yang khas, karena tanpa lemak dan zonder monosodium glutamate (MSG) alias moto. Mas Sup dan Mbak Dina, yang dibantu dua karyawan, juga mengandalkan minuman kopi bermerk Purwaceng.
Senin siang itu kami makan enak bin nikmat beramai-ramai, sambil serasa bereuni dengan Mas Sup dan Bu Pri, eh, Mbak Dina. Meski tak sempat ngobrol lama dan panjang-lebar —karena kami harus segera kembali ke kantor— saya merasa senang karena bisa bersua dengan dua mantan senior saya yang kini berwiraswasta sebagai pengusaha restoran itu.
Apalagi, tiga hari kemudian, Kamis (5/6), Mas Sup mengirim SMS ke saya. Karena mengira saya di Surabaya, Mas Sup menawarkan, jika saya mau pulang ke Solo —libur rutin menengok keluarga— saya boleh nebeng Mas Sup yang mau ke Salatiga (atau Semarang?) naik mobil sendirian, hari Sabtu. Sayang, ketika itu saya justru sudah di rumah, di Solo, karena jadwal libur rutin saya memang setiap Kamis. Maka, kami pun tak bisa bermobil bersama.
Foto-foto : Dodo HW, Redaktur Foto Surya.
wah satenya sajak mak nyus… kecang ketok gurih, kecape ketok manis
Komentar oleh nothing — Juni 9, 2008 @ 10:47 pm
sing temping dudu satene tapi kopine. Tjap Poerwatjeng, didjamin kentjeng dan ganteng, bukan nga… ngi… nguu….
Komentar oleh mase — Juni 12, 2008 @ 12:10 am
Anda SANGAT SIBUK? ANDA PUNYA TUNGGAKKAN KETIKAN ? ANDA PERLU EDITING & SEMPURNAKAN TULISAN? TERIMA LAYANAN JASA PENGETIKAN KOMPUTER SE KOTA SOLO SEKITARNYA. SILAHKAN HUBUNGI SAJA MAS NONOT 08562832070 ..Thx ATAS PERHATIAN ANDA..
Komentar oleh - — Juli 9, 2008 @ 3:14 pm